Miskin dan Akrab dengan Kekerasan, Wanita Ini Sukses Jadi Salah Satu Diva Dunia

Diposkan oleh on 2018/03/25 - 10:30:00 AM

Tafsimix - Inspirasi dari perjalanan karir diva dunia. Saat melihat kehidupan selebritis yang sukses dan bergelimang harta, anda mungkin berfikir betapa beruntungnya artis tersebut. Populer dan dicintai banyak fans, mungkin banyak orang yang menginginkan posisi demikian. Akan tetapi, hampir sebagian besar artis yang sukses pernah melalui masa-masa suram dalam kehidupannya. Begitupula halnya dengan Shania Twain, penyanyi yang perjalanan karirnya patut dijadian sebagai contoh perjuangan. Berikut beberapa momen dalam kehidupan sang artis yang sukses menempatkan namanya sebagai salah satu diva dunia.

#1 Berasal Dari Keluarga Broken Home
Saat kecil, Shania Twain harus menerima kenyataan bahwa kedua orangtuanya memutuskan untuk bercerai dan sang Ibu memutuskan untuk kembali menikah. Sang Ibu menikah dengan pria bernama Jerry Twain yang kemudian menjadi Ayah pengganti bagi Shania.

#2 Hidup Miskin dan Kekurangan
Shania Twain merupakan penyanyi dan penulis lagu asal Canada yang lahir di keluarga yang kurang mampu. Ia lahir di Windsor, 28 Agustus 1965. Shania Twain tumbuh dengan berbagai keterbatasan akibat kekurangan uang. Ia bahkan pernah hanya memakan roti dengan mayonnaise untuk makan siang di sekolah.
 
#2 Jadi Saksi Kekerasan
Tidak hanya dihimpit oleh kemiskinan, Shania Twain bersama saudarinya juga kerap menyaksikan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh sang Ayah kepada Ibunya. Sebagai wanita, pengalaman tersebut tentu mempengaruhi kondisi psikologisnya dan merupakan pengalaman buruk yang sulit ia lupakan.

Kisah inspirasi dari kesuksesan Shania Twain

#3 Pengorbanan Sang Ibu
Di balik kehidupannya yang susah, Shania Twain kecil memiliki penghiburan tersendiri melalui musik. Musik merupakan titik terang dalam hidupnya kala itu. Shania mulai bernyanyi pada usia 3 tahun, bermain gitar pada usia 8 tahun dan menuliskan lagu-lagunya sendiri pada usia 10tahun.

Sang Ibu sangat terkesan dengan bakat Shania dan bertekad untuk menyisihkan uang agar sang anak dapat mengembangkan bakat musiknya. Adakalanya, sang Ibu mendulukan kepentingan Shania di tengah kehidupan keluargaya yang susah. Berkat dorongan sang Ibu, Shania pun mulai bernyanyi di klub, di acara-acara komunitas, dan sesekali tampil di radio.

#4 Bekerja di Mc Donald
Di usia 18 tahun, berbekal pengalaman dan bakatnya menyanyi, Shania memutuskan untuk memulai karir bernyanyi di Toronto. Akan tetapi, karena biaya hidup yang lumayan besar, Ia harus mencari pekerjaan sampingan sambil meniti karir. Untuk menopang hidupnya di sana, Ia bahkan sempat bekerja sebagai pegawai Mc Donald.

Baca Juga : Wanita Terkaya di Dunia ini Pernah Alami Pelecehan S3ksual di Usia 13 Tahun. Simak perjuangannya untuk bangkit dari keterpurukan yang telah menginspirasi jutaan orang di dunia.

#5 Menjadi Tulang Punggung Keluarga
Pada tahun 1987, Shania Twain mengalami kemalangan. Orangtuanya meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil dan Ia harus kembali ke Timmins untuk mendukung ketiga adiknya. Di sana, Shania mencoba menyanyi dan ambil bagian dalam suatu pertunjukan Las Vegas-style. Dalam masa itu, Shania menjadi tulang punggung bagi adik-adiknya.

Meski mengalami masa-masa sulit, Shania Twain tidak menyerah untuk membuat musiknya sendiri. Ia selalu memanfaatkan waktu luangnya untuk menulis lagu. Ia berhasil mengirim demonstrasi lagu ciptaannya ke Nashville, dan berhasil mendapat kontrak kerjasama dengan Polygram Records.

Keberhasilan tersebut menjadi batu loncatan yang besar bagi karir Shania. Berkat kerja keras dan kesabarannya, Ia akhirnya berhasil menempatkan namanya sebagai salah satu penyanyi yang patut diperhitungkan. Eksistensinya sebagai penyanyi juga semakin bersinar dengan berbagai penghargaan yang diperolehnya.

Meskipun telah sukses, kehidupan Shania tidak lantas terbebas dari masalah. Penyanyi ini sempat mengalami kecurangan oleh saudaranya sendiri terkait harta. Shania juga pernah nyaris kehilangan suaranya dan terpaksa harus meninggalkan dunia musik hingga 15 tahun lamanya. Kehidupan rumah tangganya juga diwarnai dengan perselingkuhan.

Baca juga : Kisah Mengharukan Kakak Beradik yang Memakai Sepatu Bergantian untuk Sekolah. Ada pelajaran hidup yang sangat penting dan berharga untuk dipetik dari kisah ini.

Terlepas dari berbagai masalah yang ia hadapi, tafsimix setuju jika Shania Twain layak dipandang sebagai contoh nyata perjuangan untuk terbebas dari kemiskinan dan memperoleh kehidupan yang lebih baik. Semoga kisah dan perjuangan Shania Twain dapat menginspirasi teman-teman semua.

Image by David Swales on wikimedia Commons - Used Under a Creative Commons Licence